Saturday, July 24, 2021

Cara Menanam Bunga di Pot yang Baik

Menanam merupakan hobi yang menyenangkan bagi sebagian orang. Tidak hanya wanita saja yang menyenangi hobi menanam tanaman, namun juga banyak pria yang menyukai kegiatan menanam.

Menanam merupakan bentuk kecintaan kita terhadap alam, sehingga secara tidak langsung mereka yang memiliki hobi di bidang penanaman ikut serta dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Istilah "Go Green, Save Earth" berarti ruang terbuka hijau akan membantu menyelamatkan bumi yang kita tinggali.

Bagi pecinta tanaman hias pasti sudah tidak asing lagi dengan menanam tanaman di dalam Pot Bunga. Cara ini sering digunakan bagi mereka yang suka bercocok tanam namun tidak memiliki lahan yang cukup untuk menyalurkan hobinya, oleh karena itu para pecinta tanaman tetap bisa menyalurkan hobinya melalui menanam dalam pot.

Bertani tidak harus memiliki lahan yang luas, tetapi bisa juga dilakukan di lahan yang sempit. Penggunaan pot selain menghemat tempat, tanaman yang ditanam dalam pot akan terlihat lebih cantik dan rapi.

Menanam bunga di pot sangat cocok bagi kehidupan modern pada saat ini. Makin meningkatnya pembangunan perumahan khususnya di area perkotaan, membuat kebiasaan bercocok tanam di pot semakin digemari dari berbagai kalangan.

Tahu sendiri kan perumahan itu lahannya sangat pas-pasan, jadi metode bertanam di pot adalah salah satu solusi bagi yang gemar berkebun. Di artikel kali ini akan membahas bagaimana cara menanam bunga di pot. Yuk kita simak!

Cara Menanam Bunga di Pot yang Baik

Persiapkan Alat-Alat Yang Dibutuhkan

Persiapan mungkin perlu dilakukan sebelum melakukan proses menanam. Bagaimana mau menanam jika peralatan yang dibutuhkan tidak ada?

Pertama persiapkan pot (sesuaikan besar pot dengan ukuran dari tanaman), media tanam sebagai komponen utama (tanah, bahan organik, arang, tanah kompos, pupuk kandang, sabut kelapa, sekam padi, humus, bahan anorganik, dan lain sebagaimana dapat disesuaikan dengan jenis tanaman), tanaman / bunga yang akan ditanam, sekop kecil, dan air.

Peralatan harus benar-benar disiapkan dengan benar, karena apabila kurang salah satu bahan anda akan mengalami kerepotan nantinya. Untuk mempermudah cara menyiapkan, lebih baik anda membuat daftar bahan yang harus disiapkan, apabila sudah ada bahannya lalu di coret agar tidak bingung.

Proses Pengepotan Yang Baik

Dalam proses penanaman di sebuah pot tidak bisa sembarangan dan asal-asalan karena perlu penanganan yang baik jika menginginkan hasil yang baik pula dan tanaman bisa tumbuh subur. Berikut prosesnya :

Gunakan sebuah pot yang memang sesuai dengan jenis tanaman yang akan anda tanam pada pot.

Pertimbangkan juga dimana penempatan pot akan diletakkan agar lebih seimbang dengan suasana dan lokasi.

Saat pemilihan pot, pastikan juga mengenai lubang-lubang sebagai sirkulasi air sudah ada atau belum. Lubang-lubang di bagian dasar pot ini nantinya akan berfungsi untuk membuang air apabila kapasitas air yang diperoleh terlalu banyak sehingga tanaman tidak terendam oleh air yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Masukkan media tanam ke pot kira-kira 1/3 dari keseluruhan pot. Setelah itu anda bisa masukkan tanaman yang anda inginkan ke pot. Pastikan tanaman berada tepat di tengah agar terlihat lebih rapi.

Masukkan lagi media tanam ke dalam pot untuk menutup akar dari tanaman. Pegangi tanaman tersebut sembari anda memasukkan media tanamnya dengan sebelah tangan agar tidak bergeser. Jangan terlalu penuh memasukkan media tanamnya agar saat penyiraman air tidak meluber kemana-mana dan bisa terserap secara sempurna. Sisakan space kira-kira 2 sampai 5 sentimeter.

Selesai memasukkan media tanam, anda bisa menekan-nekan media tanam secara perlahan agar tanaman dapat berdiri penuh.

Letakkan tanaman pada tempat yang cukup sirkulasi udara dan pasokan matahari yang baik agar tanaman dapat tumbuh dengan baik pula. Jangan lupa siram dengan menggunakan air secukupnya saja. Jika terlalu berlebihan bisa membuat tanaman menjadi busuk.

Setelah semuanya selesai bersihkan sisa tanah di bagian leher pot dan bagian luar yang kotor karena tanah yang berserakan dan menempel pada saat memasukkan media tanam ke dalam pot. Lakukan proses penyiraman secara teratur. Idealnya 2 kali sehari, yakni pagi dan sore hari.